Melihat Peluang Berbisnis Skincare

 

Bisnis Skincare

Ilustrasi memakai masker (sumber : freepik)

 

Saat Anda mulai berpikir bahwa banyak peluang bisnis di masa pandemi covid-19, Anda benar! Anda bisa memanfaatkan peluang ini, jika Anda jeli untuk melihatnya. Tentunya banyaknya peluang bisnis ini lebih didasarkan pada kebutuhan masyarakat di masa pandemi yang lebih menyukai belanja lewat e-commerce atau online. Bisnis skincare menjadi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tentang peluang berbisnis di masa pandemi ini. Mengapa demikian? Karena sebagian orang lebih suka menghabiskan waktunya dirumah, dan tentu saja lebih suka untuk merawat diri, mumpung di rumah.

 

Ada penyebab lain juga kenapa bisnis skincare begitu bersinar di masa-masa saat ini.  Wanita pekerja atau anak sekolah rentan mengalami breakout yang ditandai dengan munculnya jerawat hormonal, beruntusan, komedo yang kemungkinan besar disebabkan karena stress. Selain stress, jerawat juga bisa bermunculan karena tren “maskne”. Apa itu maskne? maskne itu biasa disebut karena adanya kemunculan jerawat di bagian rahang, dagu, pipi karena terlalu lama memakai masker dan kurang memperhatikan kebersihan masker. Nah, ini bisa jadi peluang Anda untuk merambah ke bisnis skincare, bisa menolong mereka-mereka yang berjerawat dan mengalami masalah kulit lainnya.

 

Lalu, bagaimana cara memulai bisnis skincare yang tepat agar bisa bersaing dengan bisnis skincare yang lain? Bagaimana cara merketing yang tepat sasaran? Berapa modal yang dibutuhkan ya? Untuk selengkapnya Anda bisa mengeceknya di artikel kami kali ini.

 

Tips Memulai Bisnis Skincare Kerjasama dengan Brand Lain

 

Memulai bisnis ini jangan asal-asalan latah atau ikut-ikutan kompetitor ya. Karena memulai bisnis jenis apapun juga bukan main-main, banyak yang dipertimbangkan. Di awal Anda harus tahu konsep bisnis skincare yang Anda mau geluti, apakah Anda menembak skincare untuk remaja, wanita pekerja, atau untuk wanita berumur. Lalu, Anda ingin berfokus terhadap produk lokal atau impor. Konsep ini harus Anda pikirkan matang-matang, supaya Anda bisa menentukan target market yang pas. Contohnya, jika Anda membidik market wanita pekerja, dari awal Anda bisa mengatur strategi pemasaran lewat instagram ads dan facebook ads berdasarkan usia, lokasi, dan gaya hidupnya. Konten pemasarannya pun berbeda, kalau misalnya untuk anak remaja konsepnya lebih ceria, wanita pekerja konsepnya lebih rapi. Berbeda lagi kalau targetnya ibu-ibu, mungkin hanya foto produk yang simpel dan wajah modelnya lebih disukai.

 

Langkah kedua, jika Anda sudah memahami produk apa yang akan dijual, Anda bisa milih untuk menentukan jenis bisnis, lebih tertarik untuk memulai waralaba, dropshipper, reseller, atau memilih berpartner. Jika Anda memiliki modal yang terbatas, lebih baik kami menyarankan Anda untuk berbisnis dulu dari rumah, menjadi reseller atau dropshipper. Keduanya ini sama-sama menguntungkan karena Anda tidak perlu stok barang di rumah Anda. Anda cukup menunggu pesanan dari customer untuk kemudian melakukan pemesanan ke agen atau toko, Anda baru bisa melakukan pengiriman produk. Tetap perhatikan kualitas brand yang trusted dan best seller ya, karena mindset orang Indonesia lebih mempercayai produk skincare yang mampu memberikan hasil nyata daripada produk mahal yang malah membuat wajah semakin bermasalah.

Kira-kira, Apa Saja yang Perlu diperhatikan Agar Bisnis Skincare Anda Bisa Bersaing di Tengah Pandemi?

 

Bisnis ini dinilai tidak ada matinya, karena saat ini wanita cenderung untuk concern atau memandang bahwa kecantikan adalah aset mahal yang harus di investasikan sedini mungkin. Banyak juga yang menyangka bahwa bisnis skincare akan mengalami kemunduran ketika pandemi ini, padahal pernyataan tersebut belum sepenuhnya benar. Bisnis skincare masih mamupu unjuk gigi, walaupun dengan cara yang berbeda.

Pada saat ini konsumen produk-produk kecantikan atau yang biasa disebut beauty enthusiast, mengubah pola belanjanya. Yang semula menikmati belanja offline ke gerai kecantikan langsung, kini lebih banyak yang menyukai orderan via online. Penjualan e-commerce sangat potensial saat ini.

 

1. Anda Harus Menawarkan Produk Skincare Yang Solutif

Produk solutif ini maksudnya bisa menjawab masalah customer Anda yang tentunya kompleks. Karena, setiap orang memiliki tingkat kompleksitas wajah yang berbeda-beda. Contoh untuk masalah kulit berjerawat, Anda bisa berinovasi untuk menjual produk yang sekiranya mampu meredam dan memberikan efek calm pada jerawat. Sedangkan untuk mengatasi problem kulit kering, sudah berbeda lagi kandungan produknya. Jadi, pada intinya Anda harus menghadirkan varian-varian produk yang bisa menjawab permasalahan customer yang berbeda, terus berinovasi dan yakinkan bahwa produk Anda dapat memberikan value atau hasil yang signifikan untuk customer.

 

2. Buat Konten Digital lewat Media Sosial yang Bermanfaat untuk Customer Anda

 

 

Saat ini, lagi tren berjualan dengan dua cara yang cenderung diminati oleh customer, yaitu dengan cara soft-selling dan hard-selling. Soft-selling ini cenderung melakukan penjualan dengan menggunakan konten menarik, tips-tips seputar kecantikan, give away, kuis, dan fakta-fakta seputar dunia kecantikan. Sedangkan hard-selling lebih memfokuskan untuk promosi produk secara terus-terusan. Nah, keduanya harus seimbang dan saling melengkapi. Pastinya Anda tidak ingin kan customer Anda lari karena Anda terus mengebom jualan produk?

3. Fokuskan untuk Penjualan Melalui E-Commerce

Pusat perbelanjaan online atau biasa disebut E-Commerce menjadi primadona saat ini, apapun yang Anda butuhkan semuanya tersedia! Ini bisa menjadi peluang emas untuk memulai mendaftarkan produk Anda untuk dijual ke banyak marketplace. Ada shopee, tokopedia, althea, sociolla, dan masih banyak lagi. Anda juga bisa merambah penjualan melalui website yang Anda buat sendiri dan tentu saja mampu menawarkan menu-menu yang lebih lengkap. Memang terbilang sulit jika memulai dan mendaftarkan prosuk Anda dari awal,karena sarang kompetitor sudah pengalaman dan banting-bantingan harga.  Tapi, buang keraguan Anda, jika bukan Anda yang memulainya, siapa lagi? Jika saat ini tidak segera memulainya? Anda tidak akan bisa mengukur sampai berapa kemampuan Anda.

 

Perihal berbisnis skincare bisa Anda tekuni jika memang Anda niat dan memiliki kemauan yang kuat. Banyak ilmu yang bisa dipelajari sebelum Anda memulai bisnis ini dan memulainya dengan bermitra dengan rekan-rekan sejawat Anda. Semuanya tergantung pilihan Anda, apakah Anda memilih untuk memulai sendiri dengan modal secukupnya atau memilih untuk bermitra dengan rekan yang memilki pengalaman di dunia bisnis per-skincare-an. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda untuk memulai dan mengembangkan bisnis skincare di masa pandemi ini, Semoga sukses

 

 

 

 

 

 

Baca Juga artikel kami :

 

 

 

Kami Hadir di :

  1. Eldora Utama, Graha Bintaro – Tangerang
  2. Pepelegi Indah, Waru – Sidoarjo

 

Website :

  1. konsultanmanajemen.asia
  2. konsultanbisnis.id

 

Instagram :

  1. konsultanco
  2. konsultanco.bisnismanajemen