KONSULTAN BISNIS STARTUP

 

Dana Yang Bersahabat, +62 813-9864-6177, Membuat Konsep Untuk Memulai Bisnis Startup

 

Konsep Learn Startup, Membuat Konsep Startup, Contoh Konsep Startup, Konsep Kompetisi Startup, Konsep Dasar Learn Startup, Konsep Startup Bisnis, Konsultan Bisnis Surabaya, Konsultan Bisnis Malang, Konsultan Bisnis Pasuruan, Konsultan Bisnis Jember, Konsultan Bisnis Banyuwangi, Konsultan Bisnis Gersik, Konsultan Bisnis Probolinggo



Butuh banyak modal dan persiapan yang matang ketika kamu memutuskan untuk memulai bisnis usaha yang anda impikan. Jadi untuk memulai peluang usaha tidak hanya sebatas modal saja tapi banyak aspek lainnya yang harus kamu tahu. Mulai dari anggaran modal, perencanaan yang matang, hingga mental untuk memulai usaha.

Berikut adalah tips untuk memulai bisnis dengan menentukan ide dan konsep untuk bisnis anda :

1. Buat Anggaran Modal Usaha Yang Jelas Dan Jangan Hanya Mengira-Ngira Saja


Kita harus sadar bahwa setiap bisnis atau usaha pasti membutuhkan anggaran modal usaha. Untuk itu jangan memaksakan diri jika ternyata anggaranmu tidak mencukupi dan tentunya perhitungkan secara rinci kebutuhan modal yang kamu butuhkan dan jangan mengira-ngira. Sebisa mungkin buatlah rincian setiap biaya yang memang dibutuhkan untuk menggerakkan bisnis yang kamu jalankan.


Dalam bisnis, modal menjadi bagian yang cukup krusial karena memulai usaha dengan modal yang jauh dari cukup sama saja tindakan bunuh diri. Bahkan seorang miliarder seperti Mark pun butuh modal untuk menyewa server yang cukup mahal saat itu untuk memulai Facebook hingga Mark mendapat pendanaan yang cukup yang kemudian dapat mengembangkan bisnisnya.

2. Buat 2 Rekening Tabungan Terpisah Untuk Kebutuhan Pribadi Dan Modal Usaha.


Sebelum memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan kamu saat ini untuk memulai usaha, pastikan tabungan yang kamu miliki cukup untuk kebutuhan pribadi dan perusahaan yang nanti kamu jalankan. Dan buat 2 rekening tabungan terpisah dan gunakan tabungan tersebut sesuai fungsi dan kebutuhan kamu.


Saat merintis usaha pertama kali, penghasilan yang kamu dapatkan tidak akan pernah stabil. Untuk itu penting bagi kamu memiliki tabungan yang cukup untuk kebutuhan kamu sehari-hari. Selain itu selama merintis usaha sebaiknya kamu terapkan pola hidup hemat agar tabungan yang kamu miliki tidak banyak terkuras.

3. Miliki Ide Dan Konsep Bisnis Yang Berpeluang Untuk Dijalankan Dan Menguntungkan


Berbeda ketika kamu masih berstatus karyawan yang jelas menjalankan aktivitas rutinitas pekerjaan setiap hari. Sedangkan untuk menjalankan usaha, keputusan yang diambil akan sangat dipengaruhi oleh kondisi pasar dan perkembangan usaha bisnis kamu.


Ide dan konsep bisnis yang matang bisa menjadi panduan untuk kamu bisa fokus jalankan bisnis. Tapi lakukan observasi untuk ide dan konsep bisnis yang kamu miliki karena tanpa kamu sadari ada banyak orang yang punya pemikiran sama denganmu. Pastikan bahwa ide dan konsep usahamu akan menguntungkan bagimu.


Tentukan usahamu bergerak dalam bidang usaha seperti apa. Kemudian gali terus idemu dengan membedakan usahamu dengan kompetitor nanti. Lakukan analisia yang tepat, apakah ide kamu punya peluang untuk diminati banyak orang dan menghasilkan keuntungan. Jika jawabannya kurang meyakinkan, teruslah gali ide dan peluang usaha lain. Atau kamu bisa kunjungi helofranchise.com yang menyajikan pilihan usaha dengan sistem franchise waralaba atau kemitraan. Kamu bisa cari franchise yang sesuai dengan kemampuan kamu dan modal yang kamu miliki.

4. Buat Business Timeline Yang Jelas Dan Matang


Business Timeline atau perencanaan bisnis menjadi bagian penting bagi kamu untuk menjalankan usaha. Banyak pebisnis pemula gagal karena tidak membuat perencanaan yang jelas dan matang. Business Timeline merupakan pedoman untuk jalankan bisnis kamu.


Untuk membuat Business Timeline, Rencanakan bagaimana kamu akan menjalankan bisnismu? Apa tujuan (visi dan misi) dari bisnismu? Bagaimana cara mencapai tujuan bisnismu? Bagaimana sistem operasionalnya? Bagaimana pendanaannya? Siapa saja yang akan kamu libatkan dalam bisnismu? Dimana dan kapan kamu akan menjalankan bisnismu? Jika kamu benar-benar serius, rencanakan semuanya dengan sebaik-baiknya.

5. Kenali Target Market Untuk Bisnis Yang Kamu Jalankan


Bisnis yang kamu ciptakan sebaiknya memenuhi kebutuhan segmen pasar tertentu. Untuk itu sebelum mulai jalankan proses produksi, tentukan segementasi pasar yang akan menjadi target pasarmu nanti.


Kamu harus tahu SES (Social Economic Status) dan Demographic untuk produk bisnismu. Apakah mereka kalangan anak kecil, remaja, dewasa, atau orangtua. Bagaimana kelas sosialnya, latar belakangnya, gaya hidupnya dan sebagainya.

Segera Hubungi Kami Untuk Mewujudkan Bisnis Yang Anda Inginkan dan Ubah Bisnismu Sekarang Menjadi Lebih Maju dengan Kami! 

Industri yang kami layani :

>>> Retail / Ritel : Segala jenis toko ; Toko Buku, Toko Bangunan, Minimarket, Supermarket, Hypermarket, Toko Buah, Toko Obat / Apotik, Baby Shop, Pet Shop, Toko Roti / Bakery, Dll.

>>> Manufacture / Pabrik : Segala Jenis Pabrik ; Pabrik Makanan & Minuman, Pabrik Plastik, Pabrik Kertas, Dll.

>>> Service : Hotel, Restoran, Printing, Cafe, FnB, F & B, Laundry, Wedding, Fashion Design, Barber Shop, Dll.

>>> Start Up : Segala Jenis Industri.

Konsultan.co

The Future Of.. 

Indonesia Business Growth

& Integrated Business Strategy