Pilih Laman

Pada saat ini, bisnis properti masih menjadi investasi yang menjanjikan serta menarik minat masyarakat untuk melakukan kegiatan bisnis tersebut. Adanya pandemi tidak terlalu memberi dampak yang buruk untuk bisnis properti ini. Sebab, saat ini terbukti masih banyak yang melakukan pembangunan.

 

 

Dari banyaknya jenis investasi, properti merupakan salah satu jenis investasi yang memberikan keuntungan yang cukup besar meskipun hal tersebut juga mempunyai risiko yang cukup besar. Tingginya kebutuhan manusia akan tempat tinggal membuat bisnis properti sangat menjanjikan keuntungannya.

Faktor lain yang membuat investor memilih bisnis properti yaitu karena ketidakinginan investor yang terkena dampak dari inflasi yang semakin ketat persaingannya dari hari ke hari. Sehingga banyak investor yang pindah ke bisnis properti dengan tujuan agar harta yang mereka miliki bertahan dari kejahatan gerusan inflasi. Selain itu, investor dapat melakukan proses investasi dengan mudah.

Untuk menjadi pebisnis properti yang mampu meraup keuntungan banyak juga perlu mempunyai cara dan strategi yang tepat untuk anda terapkan pada kegiatan bisnis anda. Lalu, apasih cara dan strategi yang tepat agar menjadi pebisnis properti sukses? Mari kita simak penjelasan berikut.

Cara dan Strategi bisnis properti sebagi berikut:

1. Business Plan

Strategi yang pertama yang dapat anda lakukan untuk pondasi bisnis anda yaitu membuat perancangan bisnis terlebih dahulu. Perancangan bisnis sangat penting anda lakukan sebelum anda melakukan kegiatan bisnis tersebut. Langkah awal terkait perencanaan bisnis tersebut yaitu Pertama, anda bagaimana cara menentukan target. Kedua, bagaimana anda melakukan manajemen waktu yang baik. Ketiga, bagaimana membuat manajemen keuangan secara ketat. Keempat, bagaimana anda dapat memanajemen modal dengan bijaksana. Jika anda telah melakukan perancangan tersebut dengan baik, maka kegiatan bisnis properti yang anda lakukan akan berjalan secara optimal. Selain itu, adanya perancangan bisnis dapat mengurangi risiko – risiko yang terjadi pada bisnis anda nantinya.

2. Lokasi

 

 

 

Hal yang harus investor lakukan sebelum memulai bisnis properti yaitu memperhatikan lokasi hingga lingkungan sekitar terlebih dahulu. Sebab, lokasi properti yang akan anda gunakan nantinya termasuk sebagai obyek investasi. Cara yang dapat anda lakukan dalam memperhatikan lokasi yaitu Pertama, anda terlebih dahulu mencari lokasi rumah hunian para end user. Sebab, tidak sedikit pembeli yang end user umunya akan tinggal lebih lama dan ada kemungkinan pembeli tersebut mengajak keluarga serta kerabatnya untuk membeli rumah dengan lokasi yang sama. Dengan terjadinya hal tersebut dapat memberi keuntungan bagi anda.

Kedua, Anda dapat memilih lokasi yang strategis apabila anda melakukan bisnis properti model perumahan. Misalnya lokasi yang anda pilih dekat dengan pusat kota dan memiliki akses transportasi umum yang mudah. Tidak sedikit pembeli juga memilih akses yang dekat dengan pusat pendidikan, kantor kepemerintahan hingga pasar dan lain-lain. Apabila properti yang anda tawarkan memiliki lokasi semakin strategis maka anda mempunyai kesempatan untuk meraup keuntungan yang besar.

3. Website dan Media sosial 

Memanfaatkan website dan media sosial membuat masyarakat mengenal bisnis properti anda. Semakin anda sering update terkait unit properti anda maka akan menarik minat pelanggan untuk membeli atau sekedar tanya terkait bisnis anda. Dengan adanya website juga dapat menjadi nilai jual yang utama pada bisnis properti anda. Selain itu, adanya website juga berguna untuk memberi keyakinan kepada calon konsumen agar percaya terhadap kegiatan bisnis anda. Memiliki akun media sosial seperti facebok, instagram dan lain sebagainya juga dapat anda gunakan sebagai tempat anda untuk mempromosikan properti yang anda jual dan anda dapat berinteraksi dengan berbagi pengguna. Serta anda dapat berbagi juga mendapatkan informasi pada akun media sosial tersebut.

4. Legalitas

 

 

 

Ketika anda melakukan bisnis properti tersebut anda harus memastikan legalitasnya apakah legalitas kepemilikan tersebut sudah clear dan tidak bermasalah agar tidak ada konflik atau sengketa pada masa yang akan datang. Lahan yang mempunyai sertifikat merupakan lahan prioritas utama anda sebagai pebisnis properti. Sebab, percuma jika anda memiliki lahan yang strategis tetapi tidak memiliki sertfikat tanah maka solusi nya anda harus tinggalkan dan mencari lahan baru yang bersertifikat. Apabila anda tetap memilih lahan yang tidak bersertifikat maka anda akan mengeluarkan banyak biaya untuk mengurus legalitasnya dahulu. Hal tersebut juga tidak mudah dan butuh proses yang cukup untuk mengurusnya.

Nah, berdasarkan artikel tersebut.  Apakah anda siap untuk melakukan strategi berbisnis properti? Apakah anda sudah siap untuk mengembangkan bisnis properti anda  ?. Konsultan.co dapat membantu anda untuk mengembangkan bisnis yang anda inginkan dan membantu untuk menaikkan omset anda loh!.

Hubungi kami untuk proses assessment awal dan konsultasi lebih lanjut.

 

 

 

Baca Juga artikel kami :

 

 

 

Kami Hadir di :

  1. Premier Estate 2 – Bekasi
  2. Pepelegi Indah, Waru – Sidoarjo

 

Website :

  1. konsultanmanajemen.asia
  2. konsultanbisnis.id

 

Instagram :

  1. konsultanco
  2. konsultanco.bisnismanajemen

 

KONTAK KAMI :

Reko Prabowo

081398646177