Pilih Laman

Dampak pandemi covid membuat semua sektor terdampak, terutama bisnis kecil dan UMKM. Bahkan dampak dari pandemi covid yang berujung pada perpanjangan PPKM setiap minggunya, terhitung mulai dari Agustus hingga 13 September 2021. Apa dampak utamanya? pedagang-pedangang kecil dan UMKM kesulitan untuk meningkatkan penjualan setiap harinya. Bahkan banyak yang harus gulung tikar atau memutar untuk bisnis lain demi cash flow tetap berjalan. Pastinya perlu memaksimalkan ilmu dan strategi yang pas untuk meningkatkan penjualan saat PPKM berlangsung.

 

meningkatkan omset saat PPKM

     Upaya owner bisnis untuk maksimalkan penjualan lewat delivery order online (Sumber : Bisnis.com)

 

” Perpanjangan PPKM hingga 13 September 2021, dampak ekonomi paling terasa. Turunnya daya beli masyarakat yang berimbas pada sepinya penjualan pedagang-pedagan kelas menengah kebawah.”

 

Apakah Anda sudah menyiapkan strategi tepat yang bisa mempertahankan bisnis Anda? Apa justru Anda belum tahu rahasia yang bisa membantu bisnis Anda tetap bertahan saat PPKM? Padahal PPKM masih terus berlangsung hingga entah kapan akan terus diperpanjang bukan? Perlu Anda pelajari dan terapkan strategi ini untuk membantu penjualan Anda meningkat perlahan saat PPKM.

 

1. Wajib Paham Akan Digital Marketing

 

digital marketing untuk bisnis online

                                                  Maksimalkan digital marketing bisnis online (Sumber: WEBARQ)

 

Sebenarnya termasuk sangat telat jika Anda memulai bisnis online di tahun 2021. Karena pada dasarnya penjualan online di platform e-commerce manapun sangat membantu memperluas pemasaran Anda. Kenapa demikian? Pada dasarnya memaksimalkan penjualan bisnis online memiliki strategi yang berbeda dengan penjualan di offline store. Ilmu digital marketing mutlak dibutuhkan untuk menjaring calon customer dari lokasi manapun. Anda tidak perlu berkeliling menawarkan produk Anda secara door to door, sudah bukan jamannya.

Ilmu digital marketing yang dasar sebenarnya sudah bisa Anda pelajari dari berbagai seminar atau workshop secara online. Lebih menghemat waktu dan lebih fleksibel karena bisa sambil belajar sambil maintain toko online Anda. Perlahan namun pasti, Anda semakin mudah untuk mr

 

2. Fokus Meningkatkan Penjualan di E-Commerce

 

Meningkatkan penjualan lewat e-commerce tentu saja memiliki strategi yang berbeda dengan penjualan lewat offline. Mulai dari fokus posting, paham akan deskripsi produk (product knowledge), pengambilan gambar yang tepat, serta tahu cara bagaimana meningkatkan traffic pengunjung ke halaman e-commerce Anda.

Banyak strategi yang bisa Anda coba untuk memulai fokus berbisnis lewat e-commerce. Anda bisa menentukan nama akun yang menarik dengan deskripsi toko yang jelas, singkat, tapi bisa mengena di calon konsumen Anda. Lengkapi etalase produk Anda dengan foto yang jelas, bersih,dan hampir mendekati asli. Deskripsi yang jelas, tidak bertele-tele, mampu meyakinkan konsumen adalah pilihan yang terbaik. Selalu jaga rating toko Anda dengan selalu siap sedia membalas chat customer, memberi pelayanan terbaik dan memasang top ads dengan terjadwal.

 

3. Jangan Lupakan Diskon dan Promo

 

Siapa yang tidak suka dengan diskon atau promo? Anda pasti juga akan sangat setuju ketika akan membeli barang promo. Melihat peluang PPKM saat ini, banyak orang lebih menghemat pengeluarannya untuk membeli barang-barang sekunder atau tersier. Mereka lebih berfokus untuk membeli kebutuhan utama, seperti makanan pokok contohnya.

Disini Anda tidak perlu berkecil hati, karena semua barang yang dijual jika memiliki strategi pemasaran yang tepat akan menyasar target konsumen yang tepat pula. Misalkan jika produk yang Anda tawarkan adalah baju atau kopi kekinian, Anda hanya perlu mengkaji ulang produk mana yang sekiranya potensial untuk bisa bersaing dengan produk kebutuhan sehari-hari. Anda bisa jual produk best seller Anda yang memiliki margin tinggi dengan strategi “promo paket bundling”. Dengan ini, walaupun Anda jual dengan paket harga murah tapi keuntungan masih bisa Anda dapatkan. Apakah ada contoh lain ? share di kolom komentar ya.

 

4. Tetap Perhatikan Cashflow

 

Hati-hati saat pandemi berlangsung, memperhatikan cashflow sangat penting. Pada dasarnya, meminimalkan pengeluaran saat ini adalah menjadi pilihan terbaik yang bisa menyelamatkan bisnis Anda. Ada cara khusus untuk mengatur dan mengevaluasi cashflow setiap bulannya untuk menghindari kerugian pada laporan keuangan. Anda dapat membuat laporan keuangan Anda sesuai kaidah akuntansi agar mengetahui apa yang harus agar dapat meminimalkan kerugian di bulan sebelumnya.

 

5. Brain Storming untuk Inovasi Produk Yang Lebih Baik

 

Jangan selalu berputar dalam ide yang sama namun tidak memberikan impact yang signifikan bagi penjualan produk Anda. Lebih baik Anda memulai brain stroming dengan memperhatikan varian produk mana yang harus Anda upgrade, produk best seller, produk yang kurang laku, dan lain sebagainya. Dari beberapa jenis produk tersebut Anda bisa memberikan sentuhan bagi produk yang sepi peminat sehingga produk Anda bisa ‘naik kelas‘. Produk yang Anda jual juga harus mampu menjawab masalah, mampu memberikan kenyamanan, privilege, keindahan, dan fungsional terhadap konsumen Anda.

 

Mana yang sudah Anda implementasikan untuk bisnis Anda? Sudahi keterpurukan Anda saat PPKM berlangsung dan terus menerus diperpanjang. Anda masih punya banyak kesempatan untuk bisa terus bertahan dan meningkatkan penjualan saat ini, tidak ada yang mustahil. Yang perlu Anda lakukan hanya merubah strategi yang lebih mengena. Lebih lengkapnya Anda sangat bisa berkonsultasi dengan KONSULTAN.CO untuk mendapatkan jawaban atas masalah bisnis yang Anda hadapi saat PPKM berlangsung.

 

Cek link  ini untuk mendapatkan penawaran khusus dari kami!

 

Baca Juga artikel kami :