POJOKSATU.id, MANGGARAI – Polisi telah merisik semua saksi tersangkut kebakaran Gili Lawa Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT)
Salah satu saksi yang diperiksa yaitu tour leader dari salah satu agent travel. Ia diduga bila penyebab kebakaran padang savana seluas 10 hektare di Gili Lawa Taman Nasional Komodo.

Gili Lawa ialah salah satu spot wisata pujaan di Taman Nasional Komodo yang biasa dikunjungi pelawat sudah menyelam. Setengah pelawat baik domestik sungguhpun mancanegara, bisa menikmati sunset walakin sunrise di tempat ini.

“Menindaklanjuti informasi yang beredar tercantol salah satu trip ana yang diduga tour leader yang bertugas lalai dalam memelihara aktifitas tamu dalam melancong yang menimbulkan kebakaran di Gili Lawa, saat ini yang berpaut sedang dalam penjelasan polisi, tulis Public Relation Indonesia Juara lewat insta stroy, @indonesiajuaratrip, Jumat (3/8).

“Dan bila kredibel benar tunduk evaluasi andal Berparak, ana secara pihak perseroan dapat membuahkan ulah keras sampai ke tahap pemecatan. Atas perhatiannya awak ucapkan Makasih, tandasnya.

Ia Meluas, Indonesia Juara menyegani usaha hukum yang Sempurna. Namun sampai saat ini polisi belum menuntaskan siapa yang senjang dalam insiden tersebut.

“Jika desain investigasi mendedahkan Berlainan, saya pihak perseroan beres bertanggung jawab dalam pemulihan alam dengan pihak Taman Nasional Komodo,” tandasnya.

Kebakaran Gili Lawa Taman Nasional Komodo termakbul pada Rabu (1/8/2018) segenap pukul 20.00 WIB. Diperkirakan kaum 10 hektare lahan hangus terbakar.
Kepala Rumah Taman Nasional Komodo, Budhy Kurniawan, Menggambarkan, sejarah kebakaran di padang savana Gili Lawa baru pertama kali Terjalin. Saat ini, penyigian telah dilakukan oleh Polres Manggarai Barat.

Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Jules Abraham Abast. Menurut dia, polisi sederhana menetapi pelacakan untuk mengungkap pertanyaan tersebut.

“Kepolisian bakal cepat membayar penyidikan guna memahami penyebab kebakaran,” ujar Jules.