Surabaya – Komunitas komodo di Kebun Binatang Surabaya (KBS) sangat banyak. Namun, bukan berarti supremasi menu makannya sembarangan.
Bahkan jadwal makan binatang melata raksasa itu teratur.

Saya berikan daging kambing,” kata dokter reptil KBS Nurali Faisol perlu jurnalis di KBS, Jumat (5/6/2015).

Faisol Mendeskripsikan, jadwal makan untuk setiap katagori komodo berbeda. Komodo banyak tua mempunyai jadwal makan sebulan dua kali yaitu tiap gugur 5 dan 20. Untuk komodo banyak dan cukup umur mempunyai jadwal makan seminggu sekali. Dan untuk komodo kecil seminggu dua kali makannya.

Jadwal makan sebulan dua kali diberikan untuk komodo di kandang 1A dan 3. Jadwal makan seminggu sekali diberikan untuk komodo di kandang 1B, 2, dan 4. Dan jadwal makan seminggu dua kali diberikan untuk komodo di kandang 5.

“Untuk sekali makan, ana menutup 21 kg daging kambing atau kurang lebih 4 belakang kambing untuk komodo gede dan Akil balig, lanjut Faisol.

Sedangkan untuk komodo kecil, makanan yang diberikan berbeda. Komodo kecil bakal diberikan daging sapi yang lebih empuk dan tanpa tulang.
Komodo kecil serta mengukir tasel Mencit (Mus musculus) atau sebangsa bagian Muridae (tikus-tikusan). 2 buntut mencit untuk seekor komodo.

Maksud diberikan mencit hidup ialah untuk memimpin insting dan pergerakan mereka seperti di alam Buasganas, lanjut Faisol.

Sawab makan yang tertulis tercatat untuk mengerjakan metabolisme komodo. Pihak KBS serta tidak memberi makan komodo sekehendak hati agar komodo tidak terserang obesitas.

“Makanan di perut komodo tercerna dengan cara sempurna selagi seminggu. Jika kesurupan makanan tengah terlalu banyak malah bisa menjadi racun,” tandas Faisol.