KONSULTAN BABY SHOP

TERNAMA, +62 813 – 9864 – 6177, MENENTUKAN LOKASI UNTUK BABY SHOP

Lokasi Strategis Adalah, Lokasi Terbaik, Lokasi Baby Shop, Lokasi Penjualan, Lokasi Toko, Baby Shop Strategis, Tips Memilih Lokasi

MENENTUKAN LOKASI UNTUK BABY SHOP

Pada studi Geografi, lokasi merupakan variabel penting yang dapat mengungkapkan berbagai hal tentang gejala atau fenomena yang dipelajari.

Sumaatmadja (1988:118) menjelaskan, bahwa : lokasi suatu benda dalam ruang dapat menjelaskan dan dapat memberikan kejelasan pada benda atau gejala geografi yang bersangkutan secara lebih jauh lagi.  Berikut ini cara untuk menentukan lokasi bisnis baby shop :

1.Lokasi usaha yang mudah terlihat

Dengan bertempat pada area yang mudah terlihat, maka sudah pasti akan banyak memperoleh perhatian dan tentunya juga memudahkan untuk masa perkenalan dan promosi bisnis anda yang baru saja mulai dirintis.

2.Biaya membangun atau sewa tempat usaha

Jika anda mampu dan memiliki budget anggaran untuk membangun sendiri tempat usaha dilokasi yang strategis, maka hal ini akan lebih menguntungkan dan menjadi value tersendiri.

3.Akses yang mudah dijangkau

Meskipun berada pada tempat atau lokasi ramai dan banyak menarik perhatian orang yang berlalu lalang, jika lokasi bisnis anda tidak memiliki lahan parkir yang memadai, seperti misal terlalu rapat dengan jalan, maka konsumenpun terkadang akan enggan untuk singgah sebab merasa kurang nyaman.

4.Hubungan sosial dengan konsumen

Yang ke empat ini adalah berkenaan dengan target pemasaran yang akan anda capai. Istilahnya adalah segmen pasar yang tepat.

5.Terkait masalah perijinan bisnis dan usaha

Meskipun terkadang sering dilupakan, namun sebaiknya jangan pernah menganggap remeh masalah legalitas. Bukan hanya terbatas pada ijin usaha saja, melainkan harus meliputi segala aspek yang berhubungan dengan bisnis yang anda jalankan termasuk produk yang anda tawarkan.

6.Lingkungan tempat usaha dan sekitarnya

Lingkungan sekitar tempat bisnis dan usaha adalah faktor yang akan mempengaruhi pandangan serta minat konsumen terhadap produk atau jasa yang anda tawarkan. Misalkan saja anda berjualan makanan di area hiburan malam, tentu saja pelanggannya akan terbatas pada komunitas tertentu yang memang suka berkunjung ke tempat hiburan tersebut.