konsultanbisnis.id

Memulai Bisnis Properti dengan Modal Minim!

Bisnis properti memang tak ada mati. Makin tahun, permintaannya semakin tinggi. Soal harga, tak usah ditanya lagi. Asal Anda punya properti, hampir dipastikan akan selalu uang masuk ke rekening. Namun, jangan salah. Bisnis properti sekarang tak bisa disamakan dengan bisnis properti yang sudah-sudah. Memulai bisnis terkesan membutuhkan banyak modal, Terlebih, mengingat harganya yang kian hari kian hari kian melambung tinggi. Ditambah lagi, kebutuhan rumah menjadi prioritas utama dalam kehidupan setiap orang. Namun, apakah benar kalau bisnis ini tidak bisa diterapkan oleh pemilik dana minim?

Tentu saja bisa! Bisnis properti sebenarnya tidak hanya mengandalkan dana. Ada beberapa faktor yang memengaruhi keberhasilan bisnis ini. Mulai dari keterampilan, pengetahuan dan wawasan, hingga kemampuan dalam memanfaatkan kesempatan. Oleh karena itu, modal besar tidak ditilik dari segi keuangan saja. Bagi Anda yang berniat memulai bisnis menggiurkan yang satu ini, jangan lewatkan informasi dan beberapa tipsnya berikut!

1. Mulailah dari Lingkungan Terdekat

Carilah orang-orang dekat anda atau orang-orang sekitar Anda yang berniat menjual atau membeli properti. Ketika menemukan calon pembeli, ajak mereka mengobrol seputar rumah atau tanah yang tengah dicari. Pemula direkomendasikan untuk melakukan cara ini. Pasalnya, tidak tercipta perjanjian bahwa Anda wajib mencarikan properti atau pelanggan sampai dapat. Hal terpenting ialah tetap fokus supaya hasil tak mengkhianati.

2. Carilah Calon Penjual

Apabila sudah menemukan calon pembeli, waktunya untuk mencari calon penjual properti. bisa dimulai dengan menhubungi perumahan atau bursa properti yang berada dekat dengan domisili Anda. Pastikan sudah menggali informasi mendalam tentang properti untuk meningkatkan minat pembeli. Terlebih, lokasi properti sangat memengaruhi keinginan sesesorang untuk mengakuisisinya. pelanggan akan lebih cenderung lebih suka dengan tempat yang strategis seperti di kota, atau didekat pusat perbelanjaan, dekat dengan keramaian dan lain sebagainya.

3. Tawarkan Kerja Sama yang saling menguntungkan

Sudah berhasil menemukan calon penjual? Waktunya bernegosiasi dan mengadakan kerja sama yang saling menguntungkan antara penyedia layanan property dengan anda. Sebaiknya tuliskan perjanjian kerja sama dengan konsep “hitam di atas putih” supaya jelas dan tak membuat salah satu pihak merasa dirugikan. Pastikan keterangan rumah atau property yang akan dijual sudah sesuai. Mulai dari luas tanah dan bangunan, jumlah lantai, kondisi sekitar, harga, hingga metode pembayaran yang digunakan, kalau bisa dengan preview dari property yang akan dijual. Jangan lupa bertanya tentang komisi jika sukses mendapat pelanggan.

Sesudah mengadakan kerja sama, carilah pembeli yang menginginkan kriteria properti nan Anda tawarkan. Asah kemampuan dalam memasarkan dan meyakinkan pelanggan supaya promosi tepat sasaran. Namun, ingatlah menjaga sikap jujur dan jangan terlalu membesar-besarkan di luar fakta yang sebenarnya. Kalau kondisi tidak sesuai ekspektasi, pelanggan justru tidak mau berbisnis dengan Anda.

4. Perluas Relasi

Kembangkan Relasi yang searah dengan bisnis yang sedang ditekuni, carilah sebanyak mungkin relasi, karena banyak relasi akan membuat bisnis yang kamu jalani semakin berkembang dan muah untuk menarik konsumen. juga bisa melakukan iklan untuk menambah relasi, Mulai dari iklan majalah, surat kabar, papan iklan di jalan, hingga internet. Pasarkan iklan tersebut kepada orang-orang yang membutuhkan dengan patokan harga yang lebih tinggi dari aslinya.

5. Buat Website dan Sosial media untuk Pemasaran

Zaman sekarang sudah tak perlu pusing-pusing dalam melakukan bisnis properti. Sudah ada internet yang memberikan fasilitas zero marketing secara cepat dan mudah. Pemasaran juga dapat menggunakan akun media sosial. Namun, akan lebih baik juga apabila memiliki situs web khusus jual beli properti. Pertemuan antara penjual maupun pembeli jadi lebih mudah melalui situs web yang Anda buat.

Lalu, bagaimana mendapatkan keuntungan dari cara ini? Pastikan semua transaksi dilakukan melalui Anda. Kalau penjual dan pembeli bisa bertransaksi tanpa pihak perantara, tentu saja tidak bisa memperoleh komisi. Perluas jaringan dengan properti yang ditawarkan. Jangan lupa pasang foto dan detail properti secara singkat, padat, dan jelas.

Bisa menggunakan Google My Bussines untuk memberitahu lokasi dan informasi seputar properti Anda lewat fitur Google, anda  juga bisa menggunakan cara soft-selling lewat strategi promosi konten, juga lakukan media iklan atau bisa menggunakna google ads untuk memper luas penyebaran pemasaran yang dilakukan.

Baca Juga artikel kami :

Ingin Profit Bisnis Anda Naik Berlipat? Atur Strategi Manajemen Operasional Bisnis!

4 Tips Penting Analisis Pasar Agar Bisnis Anda Berkembang

Manajemen yang baik dalam Bisnis

 

Kami Hadir di :

  1. Eldora Utama, Graha Bintaro – Tangerang
  2. Pepelegi Indah, Waru – Sidoarjo

Website :

  1. konsultanmanajemen.asia
  2. konsultanbisnis.id

Instagram :

  1. konsultanco
  2. konsultanco.bisnismanajemen

 

 

KONTAK KAMI :
Reko Prabowo (081398646177)