Pilih Laman

Omni-channel Sedang Merajai

 

 

Omnichannel Strategy

Ilustrasi strategi omnichannel

 

Pernahkah Anda mendengar atau justru sudah mengetahui istilah omni-channel? Nah, sekarang Anda perlu mengetahui secara harfiah dari omni-channel. Pengetahuan ini sangat penting untuk perkembangan bisnis Anda, apalagi di era industri 4.0 yang akan memaksimalkan penggunaan teknologi. Kedua istillah ini merujuk kepada bagaimana meningkatkan penjualan atau pemasaran melalui berbagai jalur atau channel. Karena dengan cara ini, penjualan dinilai lebih efektif daripada harus melakukan penjualan hanya melalui satu channel saja. Berikut akan kami bahas lebih detail mengenai omni-channel.

 

Strategi omni-channel berawal dari konsep multi-channel. Pada awalnya sistem multi-channel di terapkan sebelum eranya industri 4.0 atau pemasaran berbasis e-commerce atau teknologi. Multi-channel merupakan senior dari omni-channel yang pemasarannya berfokus pada media iklan. Media iklan  yang dimaksud yaitu bermacam-macam seperti media cetak, iklan di televisi, iklan radio, dan beriklan lewat SMS atau telepon. Namun, karena seiring berkembangnya waktu dan perubahan revolusi industri, konsep pemasaran dengan strategi multi-channel justru kurang diminati dan cenderung tergerus oleh peta persaingan bisnis. Maka dari itu, perkembangan dalam teknologi berbisnis mulai disesuaikan dengan revolusi industri 4.0 yang memfokuskan utama terhadap pemasaran lewat digital yang tidak mengenal jalur dan batas. Seperti contohnya penggunaan e-commerce yang mampu menjangkau seluruh wilayah penjualan di Indonesia. Sangat membantu bukan?

Omni-channel Strategy Adalah

Omnichannel adalah sistem penjualan yang tiidak hanya menggunakan satu jalur untuk penjualan, tapi banyak channel yang bisa diakses oleh pembeli untuk melakukan transaksi penjualan. Umumnya channel yang dijadikan satu yaitu toko fisik, e-commercemobile commerce (m-commerce), serta media sosial. Jadi, dengan menggunakan strategi omnichannel pembeli bisa lebih leluasa geraknya ketika menjelajah toko Anda. Produk yang Anda jual bisa dipasarkan lewat media sosial, sehingga pembeli tidak perlu repot-repot untuk berkunjung ke toko offline Anda. Cukup dengan klik, masukkan ke dalam keranjang pembelian, transaksi, barang akan dikirim ke rumah pembeli. Strategi omnichannel ini membuat pengalaman berbelanja pembeli menjadi lebih efisien dan mudah.

 

Omnichannel merupakan kombinasi berbagai macam cara dan jalur untuk melakukan perbelanjaan namun tetap mengutamakan brand perusahaan yang dibentuk ketika memulai offline store. Omni-channel merupakan bisnis lintas jalur yang utamanya tetap berfokus terhadap kepuasan pelanggan.  Pelanggan dari perusahaan yang mempraktikkan Omni Channel dapat berbelanja dengan menggunakan berbagai channel sekaligus baik online maupun offline.

 

Menurut Muliadi W JEO, Chief Technology Officer PT Inovasi Informasi Indonesia (Icube) memberikan pernyataan bahwa proses omnichannel memang pada dasarnya memberikan pelayanan dengan berbagai macam platform yang saling terhubung. Pelanggan juga bisa mengembalikan barang yang sudah dibeli secara online dan menukar dengan ukuran atau kondisi barang yang lebih pas di toko. Pada omni-channel, seluruh media pemasaran dan sales terintegrasi menjadi satu tanpa terputus sama sekali.

Kelebihan Menggunakan Sistem Omni-channel

Kelebihan Omnichannel adala penjualan yang membahas pengalaman pelanggan di setiap saluran penjualan individu. Seperti browser desktop, seluler, ritel, media sosial, dan lainnya yang mungkin Anda gunakan. Cara kerja omnichannel ini yaitu ketika ada pelanggan melakukan penjelajahan lewat platform penjualan lewat berbagai channel, pelanggan dapat menemukan produk dengan segera dan menyelesaikan pembuatan pesanan pengiriman dari satu toko ke toko lainnya.

 

1 Layanan Penjualan dapat Terintegrasi 

Lebih dari sekadar trik pemasaran, kelebihan Omnichannel memungkinkan layanan pelanggan terintegrasi, penjualan, merchandising, inventaris, dan perencanaan sumber daya perusahaan. Daripada memisahkan bagian bisnis Anda, setiap aspek bisnis bekerja sama dengan bagian lain untuk memberikan layanan dan produk dengan kualitas terbaik kepada pelanggan Anda.

2 Memudahkan Logistik dan Layanan Pelanggan

Karena kelebihan Omnichannel meningkatkan analisis perilaku pembeli Anda, ini juga membantu Anda mengidentifikasi cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Sebagai contoh, Anda mendapatkan banyak konversi dari iklan Facebook yang menargetkan negara bagian atau wilayah tertentu; Anda dapat melacaknya dan secara proaktif memindahkan inventaris ke lokasi fisik Anda di area tersebut untuk meningkatkan pengalaman bagi pelanggan yang memesan secara online dan mengambil langsung.

3 Menganalisis Bisnis yang Lebih Baik

Ketika perusahaan memiliki strategi pemasaran Omnichannel, maka secara otomatis memiliki beberapa sumber untuk menarik data. Memahami titik kontak pelanggan membantu organisasi memahami perjalanan pelanggan dan menciptakan pengalaman pemasaran yang lebih baik.

 

Tips Meningkatkan Omset Bisnis dengan Strategi Omni-Channel

Manfaat yang diperoleh dari menerapkan strategi omni-channel dalam bisnis Anda, yaitu salah satunya mampu mengintegrasikan seluruh kesatuan bisnis yang hasil outputnya berupa pengalaman pelayanan yang memuaskan bagi pelanggan Anda. Kepuasan pelanggan merupakan salah satu aspek utama yang berperan besar dalam meningkatkan omset bisnis Anda. Anda harus mengetahui dan memahami langkah penting dalam menerapkan strategi omnichannel dalam bisnis.

 

Businessman draws franchise marketing system on blurred background.

 

1. Memahami Kebutuhan dan Kepuasan Pelanggan

Anda harus mengutamakan kebutuhan dan kepuasan pelanggan dengan memperhatikan kepuasan atau pengalaman mereka ketika berbelanja di toko Anda. Pebisnis harus paham kebiasaan berbelanja pelanggan mulai dari awal sampai akhir pada kegiatan belanja online maupun offline. Jika mereka memperoleh kepuasan dalam berbelanja baik lewat online maupun offline, mereka dengan senang hati akan berbelanja lagi di toko Anda.

 

2.  Memilih Teknologi atau Aplikasi yang Sesuai Dengan Produk yang Dijual

Memilih strategi penerapan teknologi adalah salah satu hal yang wajib diperhatikan. Anda pasti tidak mau kan kalau produk atau jasa yang Anda tawarkan jatuh ke pasar atau target market yang salah? Anda tidak akan closing jika target market Anda tidak sesuai. Maka dari itu, pemilihan aplikasi atau teknologi yang tepat, dapat bermanfaat bagi Anda untuk nyasar target market. Fokuskan untuk menggunakan beberapa aplikasi saja, jangan semuanya karena Anda tidak akan bisa optimal dalam mengelolanya.

Tetapkan target yang jelas bagis setiap aplikasi atau platform yang Anda jalankan. Kalau semua Anda jalankan saja, mengikuti arus tanpa membuat target yang jelas, maka Anda tidak akan bisa menjawab kebutuhan pelanggan. Teknologi pemasaran ini harusnya bertujuan untuk memasarkan produk dan bisa memenuhi kebutuhan belanja para pelanggan.

 

3. Mengintegrasikan Semua Teknologi

Tips terakhir dalam menjalankan bisnis dengan Omnichannel adalah dengan mengintergrasikan semua pilihan teknologi yang ada. Pilihan teknologi ini dapat berupa teknologi yang berbasis internet maupun teknologi tatap muka atau offline. Semua teknologi ini dipadukan menjadi satu data tunggal yang tidak dapat dipisahkan.
Melalui integrasi channel ini, pelanggan akan memperoleh pengalaman berbelanja yang tidak ada habisnya baik secara online maupun offline. Pengalaman berbelanja pelanggan tentu menjadi sebuah tolak ukur keberhasilan bisnis yang dijalankan.

 

 

 

Baca Juga artikel kami :

 

 

 

Kami Hadir di :

  1. Eldora Utama, Graha Bintaro – Tangerang
  2. Pepelegi Indah, Waru – Sidoarjo

 

Website :

  1. konsultanmanajemen.asia
  2. konsultanbisnis.id

 

Instagram :

  1. konsultanco
  2. konsultanco.bisnismanajemen