Skip to content

Konsultan Manajemen Restoran yang Anda Butuhkan

Konsultan Manajemen Restoran yang Anda Butuhkan

Konsultan Manajemen Restoran

Peran konsultan manajemen restoran bagi sebagian pengusaha resto sangat penting. Sebagaimana yang pernah saya bahas sebelumnya di artikel yang berjudul Tips Manajemen Bisnis Restoran Sukses. Pada kenyataannya tugas seorang konsultan tidak hanya sebatas pada manajemen saja, melainkan juga harus peka terhadap masalah dan peluang. Administrasi dan SDM yang tepat akan menjadi tolak ukur kesuksesan seorang konsultan manajemen dalam memberikan layanan kepada kliennya.

Jumlah restoran di Indonesia meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut cukup wajar mengingat makanan adalah salah satu kebutuhan pokok manusia yang utama sehingga peluang bisnis di bidang kuliner sangat menjanjikan. Meskipun dari sisi peluang itu besar, namun tetap saja restoran tidak akan maju jika tidak memiliki manajemen restoran yang baik. Manajemen restoran ini mulai dari mengatur para karyawannya, menu apa saja yang harus disediakan sesuai dengan konsep restoran tersebut.

Tolak Ukur Kesuksesan Sebuah Manajemen Restoran

Memilih Manajer

Umumnya pemilik restoran bekerja di semua area. Namun di restoran yang lebih besar, pemilik restoran perlu menunjuk manajer untuk menjalankan manajemen di area tertentu. Tugas di bagian dapur mungkin bisa ditangani oleh chef. Namun di restoran yang lebih besar, tugas ini ditangani oleh manajer bagian dapur. Manajer yang handal dapat mengelola tugas sehari-hari restoran dengan baik, namun pemilik restoran tetap harus memeriksa hasil kerjanya secara rutin untuk mencegah munculnya kebiasaan buruk. Manajemen restoran juga meliputi pemasaran. Pemasaran restoran menjadi tugas manajer pemasaran. Manajer pemasaran yang handal mampu mengimplementasikan berbagai strategi pemasaran untuk menjangkau konsumen terbaik, di mana sebagian besar dari mereka menghabiskan waktunya di internet dan di depan layar ponsel.

Mengelola Sumber Daya Manusia secara Konsisten dan Efektif

Di dalam manajemen restoran menengah, biasanya seluruh tanggung jawab operasional restoran berada di bawah Head Waiter. Head Waiters bertanggung jawab penuh dalam hal pengawasan kelancaran dari alur pelayanan yang ada di restoran dan memberikan pengetahuan lengkap dengan arahan menu kepada seluruh staf di bawahnya. Selanjutnya ada kapten yang bertugas dan tanggung jawab untuk melayani seluruh tamu dengan berbagai situasi dan kondisi. Mulai dari mengawasi kinerja para waiter, mengawasi kebersihan di lingkungan restoran hingga bertanggung jawab atas perlengkapan di restoran tersebut.

Waiter mempunyai tugas melayani semua tamu yang datang. Selain itu, selalu menjaga kebersihan lingkungan restoran, memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu hingga mencuci piring dan gelas bekas tamu. Sementara tugas seorang kasir adalah melayani pembayaran atas pesanan konsumen, menyimpan dan menghitung uang pemasukan, merapikan uang sesuai dengan nominal agar mempercepat transaksi saat dibutuhkan, dan menyimpan struk pembayaran yang dilakukan melalui kartu debit atau sistem e-money.

Setiap staf restoran harus tahu tugasnya masing-masing. Setiap staf harus bisa menangani komplain konsumen. Yang membuat suatu restoran menjadi sukses adalah bagaimana restoran tersebut menangani komplain konsumen.

Menangani Permasalahan

Permasalahan dalam pekerjaan tidak bisa terelakkan. Penanganan masalah juga termasuk manajemen restoran. Tidak ada manusia yang sempurna. Apabila anda tidak puas dengan kinerja staf restoranmu, anda perlu merencanakan jadwal rapat untuk membahas isu tersebut. Dengan rutin melakukan hal ini, anda jadi bisa mengendalikan amarahmu. Sebagian besar staf akan mengakui bahwa mereka telah melakukan kesalahan atau merasa bersalah, daripada mencari pembenaran

Namun untuk urusan ketidakpuasan konsumen tidak boleh ditunda-tunda. Bila anda sedang sibuk melakukan sesuatu, coba cari orang lain untuk menggantikan. Dengan begitu, anda bisa membahas komplain konsumen tersebut. Dengarkan dengan seksama dan rangkum apa yang dimaksud konsumen. Bisa saja anda salah paham. Setelah anda mengerti masalahnya, minta maaflah atas nama restoran meskipun belum tentu konsumen itu benar. Konsumen selalu benar ketika sedang mengajukan komplain. Berjanjilah anda akan menindak lanjuti masalah ini, tulis detailnya, dan comp all or part of the customer’s meal. Untuk masalah serius, berikan insentif cuma-cuma untuk makanan ekstra.

Membangun Budaya Kerja Sama Tim bersama Konsultan Restoran

Beberapa orang menganggap remeh budaya kerja sama. Beberapa pemilik restoran lebih mengandalkan staf terbaiknya daripada staf paruh waktu atau staf berpenghasilan rendah. Padahal kerja sama tim bisa membuahkan hasil yang lebih baik bila dikelola secara efektif. Bahkan staf terbaik pun bisa berhenti dari pekerjaan. Karena itu, menciptakan program pelatihan dan membuat tim bisa meningkatkan kinerja dan menutupi kekurangan akibat kekurangan staf. Setiap staf harus tahu tugas dia sendiri dan tugas orang lain. anda perlu memberikan pelatihan lintas pekerjaan untuk setiap staf, sehingga staf tersebut bisa membantu staf lain saat dibutuhkan. Dengan terciptanya budaya kerja sama tim di dalam restoran, manajemen restoran akan berjalan dengan baik.

Mengelola Pengoperasian Teknis

Di era digital semua kegiatan dipermudah dengan adanya teknologi. Tugas manajemen restoranmu akan menjadi lebih mudah bila anda menggunakan software manajemen – seperti CRM, ERP atau keduanya. Kedua software tersebut bisa digunakan untuk mengelola inventaris, melacak harga bahan makanan, mengelola payroll (pembayaran gaji), melacak alur kas, dan memperingatkanmu saat ada menu yang tidak menguntungkan atau kurang laku. Namun bila ingin menghemat uang, anda bisa membuat sendiri daftar di atas menggunakan spreadsheet.

Untuk membantu kasir, sistem POS bisa dipakai untuk melacak inventaris dan penjualan. Dengan begitu, kegiatan manajemen sehari-hari menjadi lebih mudah dan pemilik restoran maupun manajer bisa melihat rangkuman penting setiap hari. anda bisa menghemat biaya, mengindentifikasi hal yang tidak perlu, dan menangkap staf yang mencuri. Di samping itu, sistem POS juga bermanfaat untuk mempercepat pemesanan dan pembayaran.

Membangun manajeman restoran yang kuat membutuhkan waktu, terlebih lagi bila anda mengubah kebijakan di masa lalu. Pemilik restoran harus merencanakan strategi manajemen yang matang saat memutuskan infrastruktur dan software untuk restoran. Manajemen restoran yang baik tetap bisa diterapkan di restoran yang sudah berdiri, hanya saja jangan membuat terlalu banyak perubahan sekaligus, kecuali bila anda siap untuk mencari staf baru. Jika anda butuh bantuan untuk mengelola manajemen restoran, anda membutuhkan konsultan restoran boleh menghubungi kami dengan klik di: