Pentingnya Konsultan Manajemen Produksi untuk Mencapai Target Bisnis Anda

Konsultan Manajemen Produksi

Penetuan Strategi Manajemen Produksi

Bagi Anda para pebisnis pasti sudah familiar dengan manajemen produksi kan? Manajemen produksi merupakan salah satu ujung tombak dari proses dan hasil produksi usaha Anda. Mengapa demikian? karena manajemen produksi menyangkut pengambilan keputusan yang berhubungan dengan proses produksi untuk mencapai tujuan perusahaan. Berdasarkan uraian tersebut, peran konsultan manajemen produksi sangat membantu para owner, manajer, dan para anggota daklam merancang strategi untuk mendapatkan hasil yang maksimal yang sesuai dengan proses yang telah direncanakan. Manajemen juga memudahkan untuk menyajikan kerangka kerja dalam jangka pendek maupun jangka panjang yang sesuai dengan target.

Pengertian Manajemen Produksi menurut Para Ahli

Irham Fahmi  ( 2012 : 3 )

Manajemen Produksi  adalah yang membahas mengenai pihak manajemen produksi  perusahaan menggunakan ilmu dan juga seni yang dimiliki untuk dapat mengarahkan dan juga mengatur orang-orang untuk mencapai hasil dari produksi  yang diinginkan.

Sofyan Assauri  ( 2008: 19 )

Pengertian manajemen produksi adalah kegiatan dalam mengatur dan juga mengkoordinasikan penggunaan berbagai sumber daya, sumber daya dana, sumber daya manusia, sumber daya alat, sumber daya bahan. Sehingga lebih efektif dan juga efisien dalam menciptakan dan menambah kegunaan sebuah barang maupun jasa.

Langkah Menentukan Manajemen Produksi Bagi Usaha Anda

Ada beberapa langkah dalam menentukan manajemen produksi usaha agar usaha Anda mampu menghasilkan output sesuai target. Apa saja itu? Berikut kami jabarkan uraiannya.

1. Anda Harus Memperhatikan Pemilihan Produk dan Desain

Langkah pertama dalam fungsi manajemen produksi adalah memperhatikan pemilihan produk yang sesuai dengan brand bisnis yang akan dibangun. Hal ini penting untuk branding kualitas barang produksi Anda. Pemilihan produk yang baik diantaranya memastikan jenis barang, kualitas barang, bahan baku yang digunakan, kuantitas barang serta pengendalian produksi itu sendiri. Setelah pemilihan produk, maka Anda juga harus menentukan desain produk yang tepat yang menggambarkan karakter produk tersebut. Pada intinya desain dan produk yang dihasilkan harus sinkron dengan manfaat dan bisa memberikan nilai jual.

2. Cermat dalam Menentukan Proses Produksi

Menentukan proses produksi disesuaikan dengan produk yang akan dijual, jenis teknologi yang digunakan, sistem pengerjaan, dan hal-hal lain yang relevan dengan proses produksi. Hal ini bagus untuk menentukan hasil output dari produksi yang akan berdampak terhadap hasil penjualan.

3. Merencanakan Rute dan Jadwal Produksi yang Tepat

Merencanakan rute produksi dapat memaksimalkan kegiatan produksi dapat berjalan lancar dan tidak keluar dari rute yang sudah ditetapkan diawal. Hal ini dapat berdampak pada alur kerja yang lancar. Menjadwalkan produksi merupakan penentuan waktu kapan dimulai dan selesainya proses produksi.

4. Mengontrol Kegiatan Hasil Produksi

Mengevaluasi dari kegiatan produksi rencana dan kegiatan produksi aktual sangat penting dilakukan. Hal ini berdampak untuk mengetahui celah atau kesalahan yang dilakukan selama proses produksi. Dengan kegiatan ini, manajer dapat menentukan pengambilan keputusan yang berdampak pada kegiatan produksi selanjutnya

5. Mempertimbangkan Kontrol Biaya dan Kualitas 

Mempertimbangkan kontrol produksi dan kontrol biaya akan menghasilkan kontrol kualitas yang baik pula. Ketiga kontrol ini saling berkaitan satu sama lainnya. Untuk memenuhi permintaan konsumen ini, manajer produksi harus terus meningkatkan kualitas produknya. Bersamaan dengan ini, ia juga harus mengambil langkah penting untuk mengurangi biaya produknya.

6. Mengendalikan Ketersediaan Produk

Manajer produksi harus memantau tingkat persediaan. Tidak boleh ada stok berlebihan atau stok persediaan kurang. Jika ada overstocking, maka modal kerja akan terbuang sia-sia dan materialnya mungkin rusak, terbuang atau disalahgunakan.

7. Maintenance Mesin Produksi

Manajer produksi harus memiliki sistem yang efisien untuk inspeksi berkelanjutan (pemeriksaan rutin), pembersihan, peminyakan, pemeliharaan dan penggantian mesin, peralatan, suku cadang, dll. Ini mencegah kerusakan mesin dan menghindari penghentian produksi.

 

Inilah pembahasan mengenai Langkah-langkah yang diambil konsultan dalam proses manajemen produksi. Banyak industri atau perusahaan yang masih belum paham atau sudah membuat ketetapan peraturan manajemen produksi, namun masih seringkali mengabaikan fungsi dari peraturan yang dibuatnya sendiri. Disinilah peran konsultan manajemen operasi berfungsi dan bekerja.

Semoga pembahasan ini dapat bermanfaat untuk para pembaca. Sekian dulu untuk kali ini, Terima kasih.

 

 

Baca Juga artikel kami :

 

Kami Hadir di :

  1. Eldora Utama, Graha Bintaro – Tangerang
  2. Pepelegi Indah, Waru – Sidoarjo

 

Website :

  1. konsultanmanajemen.asia
  2. konsultanbisnis.id

 

Instagram :

  1. konsultanco
  2. konsultanco.bisnismanajemen