Skip to content

Cara Membangun Bisnis Autopilot bersama Konsultan Bisnis

Cara Membangun Bisnis Autopilot bersama Konsultan Bisnis

Memiliki bisnis autopilot menjadi impian setiap pengusaha, karena akan menjadi penghasilan pasif dalam meraih finansial freedom. Namun tidak seperti yang dibayangkan, membangun bisnis autopilot diperlukan usaha yang keras. Anda bisa dibantu oleh konsultan bisnis yang telah berpengalaman untuk mencapainya. Lalu, apa dan bagaimana bisnis idaman ini? Mari kita bahas lebih detail supaya anda mendapatkan gambaran.

Bisnis autopilot adalah bisnis dengan sistem otomatis, dimana owner tidak perlu melakukan pemantauan atau pengawasan secara terus-menerus. Hal ini karena owner telah menyerahkan segala urusan operasional perusahaan kepada para karyawan terpercayanya. Dengan begitu, anda bisa fokus untuk mengembangkan bisnis dari luar, seperti membangun relasi ataupun membuka cabang baru seperti bisnis-bisnis lainnya.

Secara garis besar, ada empat tahapan yang harus anda lalui dalam membangun bisnis autopilot. Anda harus menguasai keempat hal tersebut, baik sendiri maupun dibantu oleh pihak lain, seperti konsultan bisnis misalnya. Lalu apa saja 4 tahap dalam membangun bisnis autopilot tersebut? Mari kita kupas bersama.

Tahapan Membangun Bisnis Autopilot

1. Penguasaan

Terdapat tiga hal utama yang perlu diperhatikan dalam penguasaan goals perusahaan, diantaranya yaitu: menentukan visi perusahaan sejak awal berdiri. lalu kemudian menentukan tujuan bisnis dalam jangka pendek, misalnya peningkatan omset di setiap tahunnya. Dan yang terakhir adalah alasan dari dibangunnya bisnis tersebut. Hal ini bisa mengacu pada pencapaian yang ingin anda raih.

Penguasaan finansial, manajemen keuangan adalah kunci utama dari lancarnya suatu bisnis. Dalam hal ini, anda harus menguasai neraca keuangan perusahaan, laba rugi dan juga Cashflow (perputaran uang). Setelah menguasai kedua hal tersebut diatas, untuk mencapai bisnis autopilot, anda juga harus menguasai manajemen waktu. Waktu berhubungan dengan seberapa produktif proses kinerja bisnis/perusahaan anda. Hal ini juga tentunya berhubungan dengan SDM yang anda miliki, seberapa serius dan efektif mereka berproduksi.

Jika anda bergerak dalam bidang pelayanan, maka pastikan penguasaan pelayanan yang bisnismu berikan terjaga kualitasnya. Jadi, utamakan kualitas pelayanan dalam bisnis anda. Jika produk anda berupa barang, tentunya kualitas barang yang anda produksi harus juga terjaga.

BACA JUGA Konsultan SOP – Standar Operasional Prosedur

2. Fokus marketing

Di tahap kedua, anda harus fokus pada proses pemasaran. Setelah semua masalah internal dalam bisnis terselesaikan, maka saatnya memasarkan produk. Dalam upaya pemasaran, pastikan bisnismu memiliki keunikan yang bisa menarik perhatian para calon pembeli. Perhatikan 3 semboyan berikut ini: Menjadi yang pertama, Menjadi yang terbaik atau Menjadi yang berbeda.

3. Pengaruh

Agar bisnis autopilot tersebut memiliki output yang luar biasa dan sesuai atau bahkan melebihi ekspektasi anda sebagai owner, maka ada beberapa hal dalam sistem yang perlu diperhatikan. Berikut diantaranya:

  • Pembuatan visi misi perusahaan, tujuan, budaya, Key Performance Index, struktur organisasi, SOP dan manajemen waktu.
  • Menciptakan sistem keuangan, marketing, teknologi dan sumber daya manusia.
  • Penempatan karyawan pada posisi yang tepat.
  • Aturlah cara agar bisnis bergantung pada sistem bukan orang.

4. Tim yang Berintegritas

Memiliki tim yang solid dan berintegritas merupakan salah satu kunci dalam keberhasilan membangun bisnis autopilot. Apalagi pada sistem autopilot, anda memerlukan tim yang dapat dipercaya untuk mengurus segala aktivitas perusahaan. Karena itu, pastikan anda memilih tim dengan berpatokan pada Integritas dan passion, Karakteristik pribadinya, Komunikasi dan bakat.

Sementara, untuk membangun tim yang kuat, anda perlu memperhatikan 6 poin penting seperti tujuan umum, leadership yang kuat, aturan kerja, perencanaan bisnis, berani menghadapi risiko, semua anggota tim harus terlibat dan kelebihan bisnis autopilot itu sendiri.

Keuntungan utama dari menjalankan sistem bisnis ini, anda sebagai owner akan memiliki waktu lebih efektif. Bisa dibilang, anda akan bekerja secara digital nomad sembari mengurus bisnis lain atau bahkan berlibur. Namun, bukan berarti hal ini bisa membuatmu lepas tangan, tanggung jawab sebagai seorang owner berada di tanganmu. Karena itu, pastikan bahwa seluruh karyawan bisa bekerja sama dan memberikan performa baik untuk melancarkan bisnis autopilot tersebut.