KONSULTAN BABY SHOP

TERNAMA, +62 813 – 9864 – 6177, CARA AGAR PELANGGAN MAU BALIK LAGI

Pelayanan Bisnis, Konsultan Marketing, Management Consulting, Jasa Konsultan Manajemen, Konsultan Bisnis Surabaya, Baby Shop Surabaya

CARA AGAR PELANGGAN MAU BALIK LAGI

Mempunyai pelanggan setia sangatlah penting untuk mendapatkan pemasukan jangka panjang serta menekan biaya pemasaran sebuah perusahaan. Untuk menarik pelanggan setia, anda perlu menyediakan produk dan jasa yang mampu memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus berubah.

Konsumen baru jelas memberikan kebahagiaan tersendiri bagi pemilik bisnis maupun sales representative sebab hal itu menandakan bahwa barang atau jasa yang ditawarkan mampu menarik perhatian dan mendatangkan uang.

Berikut ini cara agar pelanggan mau balik lagi :

1. Kenali kebutuhan pelanggan

Jangan pernah memotong pembicaraan saat mereka tengah bercerita, karena hal ini tentu akan membuat mereka merasa tidak dihormati dan tidak sungguh-sungguh didengarkan. Berikan perhatian yang lebih kepada pelanggan dan jangan terlalu judes atau berilah senyuman kepada pelangan.

2. Berikan bonus pada pelanggan

Umumnya, pelanggan akan merasa senang jika menerima bonus. Apalagi, “Indonesian customers”. Anda harus senantiasa berpikir dan mengembangkan sistem bonus kepada pelanggan secara kreatif.

Misalnya, 5 kali belanja, dapat 1 bonus “baju bayi cantik” (pikirkan barang/jasa yang menarik dan bermanfaat bagi pelanggan anda, agar mereka menginginkan bonus tersebut).

3. Berikan garansi

Setiap pelanggan pasti mengingini jaminan/kepastian, karena itu, mereka biasanya mencari barang atau jasa yang mempunyai garansi. Garansi adalah jaminan bahwa barang atau jasa Anda memiliki kualitas yang bagus. Berikan garansi untuk barang dan jasa yang Anda jual dengan jangka waktu tertentu yang wajar sesuai bentuk/sifat dari barang/jasa itu.

4. Lakukan pembulatan harga ke bawah

Pembulatan ke bawah berarti mengurangi harga yang harus dibayar oleh pelanggan anda menuju satuan harga genap yang terdekat. Sebagai contoh, harga produk Anda adalah Rp. 25.475, maka anda bisa menggenapkannya ke bawah menjadi Rp. 25.400, atau mungkin dibulatkan hingga menjadi Rp. 25.000 saja.

5. Perhatikan hal-hal kecil
6. Gunakan bahasa yang dimengerti oleh kalangan umum

Jangan gunakan berbagai istilah bisnis yang tidak dipahami oleh kalangan umum, seperti “Anda mau pakai COD atau installment?”. sederhanakan bahasa anda dalam proses komunikasi dengan pelanggan.

Mereka tidak peduli dengan istilah internal perusahaan Anda, apalagi jika hanya Anda dan tim Anda yang mengerti. Mereka hanya ingin memahami produk yang mereka beli, lalu menikmatinya.

7. Bangun komunikasi secara teratur dengan pelanggan Anda

Secara teratur, jaga hubungan dan komunikasi dengan berbagai media seperti email, Whatsapp atau bahkan melalui telepon langsung untuk menanyakan kabar. Pastikan juga Anda secara rutin memberikan suatu manfaat kepada mereka, tanpa harus terkait dengan usaha-usaha Anda untuk mempromosikan bisnis Anda.

8. Biarkan pelanggan mengetahui info bisnis

Jika ingin dicintai pelanggan, maka Anda harus memperkenalkan diri serta memperkenalkan bisnis yang dijalani.Biarkan pelanggan mengetahui informasi secara lengkap mengenai bisnis Anda.

Pastikan pelanggan memiliki akses untuk informasi ini, misalnya dengan melatih seluruh staf Anda menjawab berbagai hal mengenai barang atau jasa yang dijual, membangun suatu situs Internet, dll.

9. Berikan diskon

Memberikan potongan harga di awal merupakan salah satu cara untuk menarik perhatian para pelanggan. Namun, seringkali setelah tak ada potongan harga lagi, pelanggan pun ikut lenyap. Agar tak terjadi seperti itu, Anda disarankan untuk tetap memanjakan pelanggan dengan memberikan diskon.

Misalnya, dengan membuat kartu diskon untuk pelanggan setia (dengan program membership). Jadi, pelanggan tertarik untuk menjadi “pelanggan setia” itu, demi program diskon yang hanya diberikan kepada member itu.

10. Dengarkan dan tindak lanjuti keluhan pelanggan

Setiap keluhan pelanggan harus didengarkan, ditampung/dicatat dan ditindak lanjuti. Ini untuk memberikan pelayanan yang baik kepada pelanggan. Selain itu, bagi bisnis Anda sendiri, bagaimanapun keluhan/kritik/saran pelanggan adalah masukan yang berguna untuk perbaikan kualitas bisnis Anda.

Jangan mudah tersinggung pada apa yang dikatakan pelanggan. Siapkan satu buku catatan yang mencatat seluruh keluhan dan kekesalan pelanggan Anda, bahas catatan keluhan tersebut dengan seluruh staf Anda, pastikan setiap keluhan ditindak lanjuti, dan perbaiki segera bisnis Anda berdasarkan masukan tersebut.

11. Berani tampil beda

Mungkin saja pesaing Anda, atau bahkan mayoritas bisnis serupa, menawarkan produk atau layanan tertentu. Namun jangan sekedar ikut-ikutan, Anda perlu menciptakan sesuatu yang bisa membedakan perusahaan Anda dari mereka.