Strategi Meningkatkan Profit Bisnis dengan Cara Business Model Canvas

 

Segala cara dilakukan untuk meningkatkan profit bisnis di masa pandemi Covid-19. Salah satu alternatif yang bisa Anda coba dan dirasa cukup berhasil, yaitu BMC, (Business Model Canvas). Secara sederhana, model bisnis kanvas adalah strategi yang dibuat diawal untuk menjalankan sebuah bisnis. Model bisnis mengatur hubungan antara bagian produksi, distributor hingga ke tangan konsumen. Dengan menggunakan model bisnis ini, kita dapat menggambarkan dan mengerucutkan beberapa aspek bisnis sebagai sebuah strategi yang utuh. Bisnis model kanvas ini terdiri dari sembilan elemen yang dapat menunjang berjalannya sebuah bisnis. Kira-kira apa saja ya kesembilan elemen tersebut?

 

Business Model Canvas

Ilustrasi : (SlideModel.com)

 

Sembilan Elemen Business Model Canvas 

Mempertahankan atau mendirikan sebuah bisnis, pada awalnya memang harus menentukan strategi yang kuat agar Anda sebagai pelaku bisnis dapat menentukan mau diarahkan kemana bisnis Anda kedepannya. Business Model Canvass adalah salah satu alat utama yang dapat menguatkan strategi bisnis yang Anda buat. Nah, ada 9 elemen utama dalam bisnis model kanvas ini. Apa saja itu? Yuk kita cek bersama.

 

1. Customer Segment

Definisi umum dari Customer Segment adalah cara bagaimana Anda harus bisa membidik target pasar Anda secara tepat, sesuai dengan produk atau bisnis yang Anda tawarkan. Anda harus cermat dalam mendefinisikan secara spesifik siapa target customer berdasarkan usia, jenis kelamin, hobi, budaya, gaya hidup. Coba Anda cek kembali siapa target pasar Anda, barangkali di masa pandemi seperti ini, target pasar Anda bisa berubah menyesuaikan kondisi sekarang.

2. Value Proposition 

Istilah umum dari Value Proposition yaitu merupakan value atau nilai yang bisa Anda tawarkan untuk pelanggan. Berikan keyakinan kepada calon customer Anda. Kenapa mereka harus memilih Anda? Apa solusi yang bisa Anda berikan kepada customer?. Misalnya, dengan menonjolkan keunggulan dan mampu menjawab solusi dari permasalahan customer adalah salah satu hal yang harus dilakukan agar ada batas pembeda dari kompetitor.

3. Customer Relationship

Masih ada kaitannya dengan 2 hal sebelumnya, customer relationship ini istilah umumnya “mendekati customer”. Nah, Anda harus melatih tim Anda bagaimana cara memperlakukan customer secara layak.

Anda bisa memberikan atau membuat konten-konten menarik yang relevan dengan bisnis yang dijalankan melalui platform yang sering dikunjungi oleh target market Anda, Misalnya, Anda berbisnis hijab atau busana muslim kelas menengah, target pasar Anda pasti perempuan usia 20-40 tahun, jangkauan sosial media facebook dan instagram, dan buat konten yang bisa membuat mereka simpati dan tertarik dengan produk Anda.

4. Channels

Seperti di bagian sebelumnya, Customer Relationship, Anda sudah membuat ide dan strategi bagaimana Anda bisa mendekati target customer. Sekarang saatnya Anda berkomunikasi langsung dengan mereka.

Misalkan, sebelumnya Anda sudah menentukan target customer, yaitu, perempuan berhijab usia 20-40 tahun dan kelas menengah. Mereka pasti biasa aktif di media sosial facebook dan instagram. Nah, dari peluang ini, Anda bisa terus aktif membuat promosi melalui instagram dan facebook dengan memberikan promo atau give away menarik.

5. Key Activities

Key activities merupakan aktivitas bisnis Anda yang dijalankan sehari-hari agar dapat mencapai value proposition. Beberapa panduan pertanyaan yang perlu Anda jawab:

  • Aktivitas bisnis seperti apa yang dapat diterapkan di dalam perusahaan untuk membantu Anda agar konsumen puas?
  • Bagaimana dengan distribusi produk/jasa Anda?
  • Apakah Anda memiliki tenaga ahli untuk menjalankan kegiatan perusahaan sehari-hari?
6. Key Resources

Banyak hal yang bisa membuat bisnis Anda bertahan atau bahkan berkembang di tengah pandemi seperti ini. Salah satunya adalah dengan memberikan dukungan lebih terhadap sumber daya atau aset yang mendukung bertumbuhnya bisnis. Beberapa contoh sederhana key resource adalah computer, ruang kerja, kendaraan, listrik, dan terutama sumber daya manusia yang unggul.

7. Key Partners

Jangan lupakan partner Anda dalam berbisnis ya! Selain sumber daya yang mendukung, partner yang bisa membantu Anda menjawab masalah dan memberikan solusi yang tepat, akan sangat dapat membantu bisnis Anda bangkit ditengah keterpurukan.

8. Cost Structure

Cost structure adalah rincian biaya-biaya terbesar yang harus Anda keluarkan untuk melakukan key activities dan menghasilkan value proposition.

9. Revenue Streams

Anda sudah paham kan istilah Revenue stream? Yap betul sekali! Revenue stream adalah sumber pendapatan perusahaan dari berbagai sumber, seperti hasil penjualan, dividen dan sebagainya. Istilah umumya, sumber aliran dana perusahaan.

 

Lalu, Apa Manfaatnya Menerapkan Business Model Canvas?

Nah, setelah Anda memahami strategi elemen yang mendukung proses bisnis model kanvas, saatnya Anda mengetahui manfaat yang dapat dipetik dari model bisnis ini. Dilansir dari artikel LinovHR, berikut manfaat yang bisa Anda rasakan saat menerapkan bisnis model kanvas di masa pandemi saat ini. Perlu menata ulang strategi!

 

1. Mempersingkat penulisan perencanaan bisnis

Saatnya Anda merubah perencanaan strategi bisnis Anda, karena memang kondisi saat ini sudah berubah, tidak semulus dulu. Dengan Business Model Canvas, perusahaan hanya perlu mengisi poin-poin perencanaan bisnis sesuai blok yang ditetapkan tanpa perlu menulis panjang lebar.

 2. Meningkatkan fokus perusahaan terhadap poin penting perencanaan bisnis

BMC memfokuskan bisnis pada elemen strategis yang paling penting dan akan memiliki dampak terbesar pada mendorong pertumbuhan bisnis. Sifat visualnya membantu pemahaman dengan dapat melihat gambaran keseluruhan bisnis. Nah, dari situ Anda bisa melihat area kekuatan dan kelemahan dari bisnis Anda. Sehingga, apa yang menjadi kelemahan bisa segera mengatasi

 3. Mengurangi resiko kekeliruan dalam eksekusi bisnis 

Secara tidak langsung, Business Model Canvas dapat dijadikan dokumen blueprint perencanaan bisnis untuk perusahaan. Ketika pelaku bisnis melakukan eksekusi bisnis, mereka dapat menjadikan Business Model Canvas akan menjadi panduan perusahaan untuk menjalani eksekusi bisnis berdasarkan poin yang telah dirancang sebelumnya. Dengan demikian, perusahaan pun dapat mengurangi resiko kekeliruan dalam eksekusi bisnis.

 

Nah, setelah Anda memahami strategi elemen yang mendukung proses bisnis model kanvas, saatnya Anda mengetahui manfaat yang dapat dipetik dari model bisnis ini. Dilansir dari artikel LinovHR, berikut manfaat yang bisa Anda rasakan saat menerapkan bisnis model kanvas di masa pandemi saat ini. Perlu menata ulang strategi!

Bagaimana? Anda tertarik untuk memakai metode ini dalam berbisnis? Giliran Anda mencobanya saat ini juga. Anda harus mengubah pola pikir Anda dalam berbisnis agar profit bisnis Anda bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Segera hubungi kami jika Anda membutuhkan bantuan untuk konsultasi mengenai bisnis Anda. Manfaat apa yang Anda dapat setelah bergabung dengan tim konsultan kami? Profit bisnis Anda akan naik 2 kali lipat dalam waktu kurang dari 6 bulan. Tunggu apa lagi?

 

Baca Juga artikel kami :

 

Kami Hadir di :

  1. Eldora Utama, Graha Bintaro – Tangerang
  2. Pepelegi Indah, Waru – Sidoarjo

 

Website :

  1. konsultanmanajemen.asia
  2. konsultanbisnis.id

 

Instagram :

  1. konsultanco
  2. konsultanco.bisnismanajemen